Monday, June 25, 2018

ILMU

Jika ingin berdiskusi tentang sebuah ilmu, lakukanlah di forum ilmu, cari tempat diskusi, bukan social media. Karena sosmed hanya akan menjadi debat kusir tanpa akhir. 

Apalagi jika ilmu itu belum pernah kita pelajari. Sangat tidak fair bagi kita men-judge ilmu itu sesat, salah, tidak ilmiah atau tidak berpaedah. Ilmu yang dibicarakan konteksnya ilmu pengetahuan ya, bukan ilmu agama. 

Kalau memang tertarik untuk mengetahui, datangi sumber ilmu terpercaya. Duduk bareng, diskusi, sampaikan literatur ilmiah yang kita punya, itupun kalo ada. Karena sering kali yang menyetakan sesat, salah atau tidak ilmiah adalah orang yang buta akan ilmu itu sendiri. Cuma dengar katanya dan katanya. Belum pernah membaca buku yang berkaitan dengan ilmu tersebut. Atau membaca, tetapi tidak tuntas. Mungkin mendengar selentingan dari orang yang juga tidak paham. Kemudian ricuh menterang di sosial media.

Ikuti pelatihan yang diajarkan oleh orang yang berkompeten. Tentu saja ikut pelatihan yang full yaa.. Jangan sekadar cari sertifikasi, tetapi lebih sering duduk di restorasi. Hihihi..

Kalau kemudian kita nanti sudah mahir dan paham ilmunya, mungkin sudut pandang kita akan ilmu tersebut akan berubah. Bisa jadi kita yang dulu menghakimi ilmu itu akan menjadi pemujanya. Terus mendadak malu udah koar-koar ndak jelas di sosmed. Jejak digital kan sulit dihapus ciiin..

Terus, kalo kita udah pelajari dan paham, tapi ternyata emang ga cocok buat kita gimana? Ya, ga apa-apa. Karena terkadang ilmu itu seperti jodoh, cocok-cocokan. Baiknya kita ga usah nunjuk jari nunjukin kelemahan jodoh orang lain. Tunjukin aja kelebihan jodoh kita sendiri. Ga usah capek-capek ngabisin energi nunjukin kelemahan ilmu yang dipelajari orang lain. Fokus saja tunjukkan kelebihan ilmu yang kita dalami. Karena dalam setiap ilmu pasti ada kebaikan, walau hanya sepercik. Mungkin diri kita yang masih tertutup tabir untuk menerimanya. 

Salam hormat dari pengejar ilmu

No comments:

Post a Comment