Saturday, February 2, 2019

Jangan Bandingkan Standar Kebahagiaanmu dengan Orang Lain





Setiap orang memiliki konsep kebahagiaannya sendiri. 
Berbeda referensi, sudut pandang dan pengalaman, 
tentu saja membuat manusia berbeda menafsirkan kebahagiaan.


Jika kita mengartikan kebahagiaan adalah sebuah pernikahan, dan kita sudah mendapatkannya, syukuri dalam-dalam. Tapi jangan menilai orang yang belum menikah itu tidak bahagia. Apalagi dengan menanyakan 'kapan nikah' seperti nanya 'udah makan belum?'. Emangnya kalau dia nikah, kita mau nyumbang catering?


Jika kita menafsirkan kebahagiaan adalah kehadiran buah hati, dan kita sudah dianugerahi putra putri lucu, syukuri dan bahagiakan mereka. Tetapi jangan hakimi mereka yang belum dihadiahkan keturunan. Bolak balik nanya, 'belum isi juga jeung?'. Emangnya kalau dia hamil dan melahirkan, kita mau nyumbang biaya dokter kandungannya?. Kita ga pernah tahu, sudah berapa galon air mata yang ditumpahkannya di sepertiga malam, saat meminta pada Allah. Kita juga ga pernah tahu, usaha apa saja yang sudah dilakukannya.


Jika bahagia menurut kita adalah tinggal bersama pasangan, dan kita sudah mendapatkannya, bersyukurlah. Tapi jangan pernah komentar pasangan LDM (Long Distance Marriage, kondisi di mana suami istri tinggal berjauhan, red). Apalagi dibumbui dengan 'emang ga takut pasangannya di sana ntar nemu yang baru'. Hellooow.. Ga ada juga kali yang ingin tinggal terpisah. Mereka pasti punya pertimbangan dan perjuangan besar yang ga perlu juga dishare. Emangnya kalo mereka resign demi hidup seatap, kamu mau biayain hidupnya?

Kalau bahagia menurut kamu adalah traveling, dan sudah diberi kesempatan menjelajahi nusantara bahkan dunia, bersyukurlah. Tapi jangan pernah judge orang lain kurang piknik.

Konsep kebahagiaan setiap orang berbeda, kurang-kurangin ngurusin hidup orang lain shay. Belum tentu semua orang pengen kurus. Hahaha. Kurang-kurangin nge-judge hidup orang, karena kita bukan hakim apalagi Tuhan.

"Everybody has their own battle. Enjoy Your Happiness"



4 comments: