Friday, July 19, 2019

AKU YANG (PERNAH) SALAH



Kalau setiap orang yang melakukan kesalahan menarik diri, apalagi sampai mengundurkan diri, bisa bangkrut dunia, bukan hanya perusahaan, katanya sambil tersenyum menghibur. Salah itu manusiawi. Selagi kamu masih manusia, ga akan bisa lepas dari kesalahan. Dari kesalahan kita belajar. Dari kesalahan kita memetik hikmah. Dari kesalahan kita mendapatkan makna baru. Dari kesalahan juga kita belajar tentang penerimaan. Kesalahan juga mengajarkan kita ilmu tentang melepaskan. Kesalahan itu proses pembelajaran, kalau kita mau evaluasi diri, melakukan perbaikan dan recovery.

Kalau tak mengenal kesalahan, proses pembelajaran kita ga utuh. Pengalaman kita ga komprehensif. Penerimaan kita kurang bulat. Keikhlasan kita dipertanyakan. Sekarang aku tanya, siapa sih di dunia ini yang luput dari kesalahan?, lanjutnya sambil tersenyum simpul. Ga ada kan. Jadi aku harap kamu belajar banyak dari kesalahan yang kamu lakukan ini. Udah ah nangisnya, kamu jelek kalo mewek.

Sambil menyeka airmata yang tak berhenti mengalir di pipi, aku menarik nafas. Selama aku mengenalmu, baru kali ini aku melakukan kesalahan, kok ya langsung fatal, kataku sambil menahan isakan tangis.

Selama kamu masih manusia, maka yang namanya salah itu keniscayaan.
Apa yang sudah terjadi, tinggal diambil pembelajarannya, supaya bisa dilakukan perbaikan. Karena hidup itu adalah rangkaian kesalahan, rangkaian perbaikan, rangkaian perubahan dan rangkaian kesuksesan. Diujungnya hidup adalah rangkaian rasa syukur.

Pembelajaran apa yang kamu dapatkan dari kejadian ini?
Renungi dalam-dalam..
Aku harap kamu bisa belajar banyak dari kejadian ini.


No comments:

Post a Comment